Hipertensi pada remaja sering dikaitkan sebagai penyakit orang dewasa. Namun data menunjukkan bahwa tekanan darah tinggi mulai banyak ditemukan pada kalangan remaja. Penyebab utama peningkatan hipertensi pada remaja adalah gaya hidup yang tidak sehat, yang meliputi aktivitas sedentari, durasi tidur dan asupan makan. Penelitian ini bertujuan Menganalisis aktivitas sedentari, durasi tidur, dan asupan makan sebagai faktor risiko Hipertensi pada remaja SMA Kota Kupang. jenis penelitian adalah Kuantitatif dengan desain Case-Control. Jumlah sampel 104 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional sampling dan didapatkan 52 kasus dan 52 kontrol. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-square dan dihitung kekuatan hubungan faktor risiko dengan menggunakan nilai Odds Ratio (OR). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan aktivitas sedentari dengan hipertensi pada remaja SMA kota Kupang (p-value= 0,001: OR= 7,295), serta durasi tidur dengan hipertensi (p-value= 0,001: OR= 5,221), asupan karbo dengan hipertensi (p-value= 0,005: OR= 3,167), asupan protein dengan hipertensi (p-value= 0,001: OR= 4,921) dan asupan lemak dengan hipertensi (p-value= 0,001: OR= 5,211. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Aktivitas sedentari, durasi tidur dan asupanĀ makan merupakan faktor risiko yang dapat memengaruhi terjadinya hipertensi pada remaja SMA Kota Kupang.
Copyrights © 2025