Kemiskinan yang tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi masalah utama yang perlu diatasi, meskipun wilayah ini memiliki potensi pariwisata yang besar, menjadi ironi sekaligus tantangan dalam pembangunan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi sektor pariwisata dalam pengentasan kemiskinan melalui pendekatan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel perantara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari berbagai instansi resmi, dan dianalisis secara panel dengan bantuan perangkat lunak stata. Lokasi penelitian mencakup seluruh kabupaten/kota di Provinsi NTT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pariwisata, khususnya melalui peningkatan jumlah wisatawan dan berkembangnya usaha kuliner lokal, memiliki peran penting dalam menurunkan tingkat kemiskinan. Meskipun pertumbuhan ekonomi belum menunjukkan pengaruh langsung terhadap kemiskinan, sektor pariwisata mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal, terutama melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan usaha mikro. Kebaruan dalam penelitian ini terletak pada fokus wilayah yang spesifik, yaitu kabupaten/kota di NTT, serta penggunaan pendekatan mikro yang memadukan pariwisata dan ekonomi lokal dalam satu kerangka analisis. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan pembangunan pariwisata yang inklusif dan berbasis komunitas untuk mencapai tujuan pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025