Penelitian dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh jenjang pendidikan profesi akuntan, jejak karier kerja di sektor publik, keterpaparan terhadap Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), dan dukungan organisasi terhadap pemahaman akuntan sektor bisnis terhadap laporan keuangan sektor publik. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif memakai metode analisis berupa regresi linear berganda. Kuesioner digunakan sebagai media utama terhadap 50 responden yang merupakan akuntan sektor bisnis. Evaluasi penelitian memperlihatkan bahwa seluruh variabel independen terbukti memiliki dampak positif yang signifikan terhadap tingkat pemahaman akuntan terhadap laporan keuangan sektor publik baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menunjukkan pentingnya latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, serta dukungan institusional dalam membentuk pemahaman yang komprehensif terhadap akuntansi sektor publik. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi sektor bisnis untuk mengembangkan kompetensi lintas sektor dalam pengelolaan keuangan publik.
Copyrights © 2025