Desa Buket Meugajah masih mengalami sejumlah permasalahan, seperti keterbatasan fasilitas pendidikan, rendahnya kesadaran pengelolaan sampah, serta belum tersedianya peta desa sebagai instrumen administrasi dan pembangunan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan perangkat desa, masyarakat, dan mahasiswa dalam seluruh tahapan kegiatan. Program utama yang dilaksanakan meliputi penyuluhan pentingnya imunisasi, pembuatan bak sampah, pemasangan plang edukasi, kegiatan Saweu Sikula, serta pembuatan peta desa. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, kebersihan, dan pendidikan, serta tersedianya dokumen spasial desa yang bermanfaat untuk perencanaan pembangunan desa. Kegiatan KKN ini membuktikan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa dapat menghasilkan solusi sederhana namun berdampak nyata, sekaligus mendukung pencapaian pembangunan desa berkelanjutan
Copyrights © 2025