Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bidang gelincir tanah longsor pada ruas jalan Kolaka-Kolaka Timur berdasarkan nilai resistivitas batuan di bawah perrmukaan. Metode yang digunakan adalah geolistrik tahanan jenis dengan menggunakan konfigurasi Wenner yaitu dengan cara menginjeksikan arus listrik ke dalam bumi, sehingga diperoleh nilai arus dan beda potensial untuk selanjutnya diolah menggunakan software RES2DINV. Hasil pengolahan software RES2DINV berupa penampang resistivitas 2D, kemudian lapisan bawah permukaan diinterpretasikan berdasarkan nilai resistivitas batuan. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa lapisan atas penyusun tanah di lokasi penelitian adalah alluvium pasiran hasil pelapukan sekis dan batuan metamorf yaitu sekis, kuarsit dan genes. Nilai resistivitas alluvium pasiran berkisar antara 10 – 30 Ωm, lapisan batuan sekis berkisar 20 - 250 Ωm dan lapisan batuan Genes berkisar 250 - 650 Ωm. Lapisan genes diidentifikasi sebagai bidang gelincir tanah longsor pada Lokasi penelitian. Setiap lintasan memiliki kedalaman bidang gelincir berbeda-beda. Kedalaman bidang gelincir pada lintasan 1 yaitu 13 meter, lintasan 2 yaitu 15 meter, lintasan 3 yaitu 14 meter, lintasan 4 dan lintasan 5 yaitu 17 meter. Kata kunci: mitigasi bencana; bidang gelincir; litologi; tanah longsor; geolistrik
Copyrights © 2025