Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan Culturally Responsive Teaching (CRT) dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilakukan di SDN 48 Cakranegara selama tiga bulan dengan melibatkan guru, siswa, dan dokumen pembelajaran sebagai sumber data. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CRT memberikan dampak positif terhadap minat belajar siswa. Pada siklus pertama, penggunaan cerita dan contoh lokal relevan meningkatkan partisipasi siswa meskipun beberapa siswa masih pasif. Siklus kedua menunjukkan peningkatan signifikan dalam keaktifan, antusiasme, dan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila. Pendekatan ini juga memperkuat pengembangan karakter siswa dan relevansi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Meskipun efektif, penelitian ini mengidentifikasi kendala seperti keterbatasan waktu guru dalam merancang materi berbasis budaya lokal dan perlunya pelatihan untuk mendukung implementasi CRT. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan pendidikan berbasis budaya dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa serta memberikan kontribusi signifikan terhadap literatur CRT dalam konteks pendidikan Indonesia.
Copyrights © 2025