Penelitian ini megkaji tentang kenakalan yang terjadi pada peserta didik, yang selanjutnya dikaji dengan menggunakan teori bimbingan dan konseling. Bimbingan dan konseling adalah sarana lembaga pendidikan yang berperan untuk membimbing, mengarahkan, dan memberikan nasihat-nasihat terhadap siswa dalam menyelesaikan suatu masalah atau dalam menemukan potensi dirinya, sehingga sangatlah penting adanya layanan bimbingan dan konseling di suatu sekolah. Penelitian ini bersifat atau berjenis kualitatif (field research). Adapun hasil dari penelitian ini, setiap perilaku menyimpang yang dilakukan oleh para siswa harus sesegera mungkin untuk diantisipasi atau mencari solusi agar masalah yang dialami ataupun kesalahan yang dilakukan oleh peserta didik tidak semakin parah yang selanjutnya dapat menyebabkan dan merugikan dirinya sendiri dan orang lain. Penanganan diambil konselor dalam mengatasi masalah kesiswaan harus bersifat akademik dan pendampingan, yaitu: tindakan preventif, tindakan represif, tindakan kuratif dan perkembangan. Strategi yang dilakukan oleh guru BK adalah konseling individu, konseling mediasi kelompok, dan kotak masalah. Dengan adanya tindakan di atas maka peserta didik akan dapat menerima dan memahami dirinya sendiri karena merasa dihargai dan dengan sendirinya ia akan bertindak sesuai dengan norma atau aturan yang berlaku di sekolah ataupun di luar sekolah (kehidupan sosial), akan tetapi jika peserta didik itu dihukum dengan menggunakan metode yang keras maka secara tidaklangsung dia akan lebih nakal dan lebih agresif.
Copyrights © 2025