Pertumbuhan industri skincare global semakin pesat seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap kesehatan kulit, keamanan produk, dan kebutuhan akan skincare halal. Namun, penelitian akademik masih cenderung menyoroti aspek pemasaran, perilaku konsumen, serta sertifikasi, sementara landasan normatif Islam, khususnya hadis, belum banyak dijadikan pijakan konseptual. Artikel ini bertujuan mengkaji potensi integrasi Living Hadis dalam bisnis skincare kontemporer. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dengan analisis tematik terhadap literatur hadis, kajian living hadis, dan riset terbaru mengenai industri skincare halal. Hasil kajian mengungkap bahwa hadis tentang kebersihan, perawatan diri, dan kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi fondasi etika dan spiritual bagi model bisnis skincare berkelanjutan. Implementasinya tampak pada penggunaan bahan halal, transparansi proses produksi, serta komitmen menjaga keberlanjutan lingkungan. Artikel ini memberikan kerangka konseptual yang memadukan nilai sunnah dan strategi bisnis modern, sehingga memperkuat identitas Islami sekaligus meningkatkan daya saing industri skincare halal.
Copyrights © 2025