Pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kesejahteraan, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses modal dan kelembagaan ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis proses sosialisasi dan pembentukan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, sebagai model pemberdayaan berbasis partisipasi masyarakat. Program dilaksanakan pada bulan Juni 2025 dengan menggunakan pendekatan partisipatif dan deskriptif melalui kombinasi survei kuantitatif dan dialog kualitatif berbasis Participatory Rural Appraisal (PRA). Sebanyak 100 responden dilibatkan, terdiri dari pelaku usaha mikro, tokoh masyarakat, dan kader koperasi. Rangkaian kegiatan meliputi observasi awal dan FGD, sosialisasi koperasi, pembentukan struktur kelembagaan, pelatihan pencatatan keuangan sederhana dan strategi pemasaran kolektif, serta evaluasi partisipatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan literasi koperasi dari 28% menjadi 82% setelah sosialisasi. Struktur kepengurusan sementara terbentuk secara demokratis, dan 70% anggota menyatakan lebih percaya diri dalam mengelola usaha. Evaluasi partisipatif memperlihatkan bahwa 85% responden memahami manajemen koperasi dengan lebih baik dan 78% terdorong untuk berusaha secara kolektif. Tantangan yang masih dihadapi adalah keterbatasan modal awal dan akses pasar. Program ini membuktikan bahwa integrasi PRA dengan pendampingan koperasi efektif memperkuat kapasitas masyarakat lokal dan menawarkan model kelembagaan ekonomi kolektif yang relevan bagi konteks Papua.
Copyrights © 2025