KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan
Vol. 5 No. 3 (2025)

STRATEGI PENINGKATAN KOLABORASI TNI AL DAN TNI AD DALAM MITIGASI BENCANA BANJIR UNTUK MENDUKUNG OMSP

Nurochim, Nurochim (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Sep 2025

Abstract

Bandung City faces a high risk of flooding due to its geographical conditions, poor drainage systems, river sedimentation, and low public awareness of environmental preservation. In this context, the role of the Indonesian National Armed Forces (TNI), particularly the synergy between Lanal Bandung (Navy) and Kodim 0618/BS (Army), is crucial in disaster mitigation efforts. This study aims to formulate strategies to strengthen cooperation between the two units in flood mitigation. A qualitative descriptive method was employed with 21 participants, using literature review, field observation, and in-depth interviews with TNI personnel and relevant stakeholders. The analysis was based on the theories of cooperation, synergy, and social systems. The findings indicate that synergy can be enhanced through clear role distribution, improved coordination mechanisms, regular joint exercises, and the use of information technology to accelerate response. The novelty of this study lies in the development of an integrated strategy model that combines operational, structural, and community education aspects to overcome sectoral ego between units. The study concludes that integrated collaboration not only strengthens TNI preparedness in flood mitigation but also improves community resilience in urban areas. This strategy model provides practical contributions to cross-sectoral cooperation and serves as a reference for disaster management in other regions. ABSTRAKKota Bandung memiliki kerentanan tinggi terhadap banjir yang dipicu oleh kondisi geografis, buruknya sistem drainase, sedimentasi sungai, serta perilaku masyarakat yang kurang peduli lingkungan. Dalam konteks ini, peran TNI, khususnya sinergi antara Lanal Bandung (TNI AL) dan Kodim 0618/BS (TNI AD), menjadi krusial untuk mendukung mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi penguatan kerjasama kedua satuan dalam penanggulangan banjir. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melibatkan 21 partisipan melalui studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara mendalam dengan personel TNI serta pemangku kepentingan terkait. Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka teori kerjasama, sinergitas, dan sistem sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi dapat ditingkatkan melalui pembagian peran yang jelas, penguatan mekanisme koordinasi, latihan bersama secara rutin, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mempercepat respons. Temuan utama penelitian ini adalah model strategi terpadu yang menggabungkan aspek operasional, struktural, dan edukasi masyarakat, sehingga mampu mengatasi ego sektoral antar satuan. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kolaborasi yang terintegrasi tidak hanya memperkuat kesiapsiagaan TNI dalam mitigasi banjir, tetapi juga meningkatkan ketahanan masyarakat perkotaan. Model strategi ini memberikan kontribusi praktis bagi peningkatan kerjasama lintas sektoral serta referensi bagi pengelolaan bencana di wilayah lain.

Copyrights © 2025