Mitra merupakan kelompok pengrajin ukir yang terdiri dari 15 penggrajin ukir. Kelompok pengrajin dipimpin oleh I Made Wirama. Persaingan usaha yang semakin ketat, menjadi salah satu motivasi bagi mitra untuk berbenah. Namun, mitra mengungkapkan beberapa permasalahan terkait operasionalnya seperti pemahaman terkait penentuan harga pokok produksi yang belum memadai, pembagian job description yang belum jelas, serta terbatasnya alat produksi. Mengacu pada kondisi tersebut, kami berupaya untuk meningkatkan kapabilitas manajemen terkait perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan dengan sosialisasi, identifikasi beban, serta simulasi perhitungan. Selanjutnya memberikan pelatihan terkait pengelolaan sumber daya pengukir yang dilakukan dengan mengidentifikasi tugas pokok pengukir serta simulasi pembuatan job descsription. Memberikan bantuan berupa alat produksi berupa mesin tatah, gerinda, bor, dan kuas. Setelah program pengabdian selesai dilaksanakan, kami melakukan evaluasi pemahaman mitra dengan memberikan kuesioner. Hasil evaluasi menunjukan bahwa mitra relatif cukup paham terkait materi pengabdian yang kami berikan
Copyrights © 2025