Kolaborasi antara masyarakat sipil dan pemerintah telah menjadi elemen penting dalam mencapai pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan efektif. Masyarakat sipil berperan sebagai agen pengawasan, penyedia inovasi, serta penghubung antara pemerintah dan masyarakat lokal, sementara pemerintah menyediakan regulasi, sumber daya, dan kebijakan yang memfasilitasi partisipasi publik. Artikel ini melakukan tinjauan literatur kualitatif terhadap penelitian terkini yang membahas sinergi antara masyarakat sipil dan pemerintah dalam konteks pembangunan berkelanjutan. Data dikumpulkan dari jurnal akademik, laporan penelitian, dan buku yang diterbitkan antara 2021–2025. Analisis tematik menunjukkan bahwa kolaborasi efektif ditandai oleh adanya komunikasi terbuka, transparansi, pemanfaatan teknologi digital, serta jaringan lintas sektoral. Selain itu, tantangan utama yang muncul meliputi konflik kepentingan, perbedaan tujuan, serta keterbatasan kapasitas masing-masing pihak. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberlanjutan pembangunan sangat bergantung pada kemampuan kedua pihak membangun kepercayaan, memperkuat kapasitas lokal, dan mengintegrasikan pendekatan partisipatif dalam setiap tahap perencanaan dan implementasi. Studi ini menyimpulkan bahwa sinergi masyarakat sipil dan pemerintah merupakan fondasi strategis dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang adil, inklusif, dan berdaya tahan.
Copyrights © 2025