Pendahuluan: Non Hemoragik Stroke merupakan kelemahan otot akibat kerusakan saraf sehingga menimbulkan terjadinya gangguan mobilisasi membuat individu akan mengalami tirah baring akan berisiko terjadinya luka tekan terutama di area punggung dan area yang memiliki tonjolan tulang. Untuk mengurangi terjadinya luka tekan (Luka decubitus) dibutuhkan penanganan yang tepat yaitu pemberian mobilisasi dan massase punggung menggunakan VCO. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui gambaran penerapan mobilisasi dan massase punggung terhadap pencegahan luka decubitus pada pasien non hemoragik stroke. Metode: Kasus yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang menggunakan 2 responden di Rumah Sakit TK. II Pelamonia dan RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan (Sroke Center). Hasil: menunjukkan, penerapan yang dilakukan 2 kali sehari (pagi dan sore hari) dengan penerapan mobilisasi serta massase punggung menggunakan VCO sebanyak 10 ml dari punggung sampai sakrum sekali usapan dengan durasi 10 menit selama 3 hari penerapan di rumah sakit terjadi peningkatan skala braden dan kemerahan pada punggung berkurang. Kesimpulan: pemberian posisi dengan massase punggung menggunakan VCO dapat mencegah terjadinya luka decubitus dibuktikan dengan peningkatan nilai skala Braden.
Copyrights © 2025