Tenun Gedog merupakan material tradisional dengan potensi tinggi yang kini semakindiminati oleh para pelaku industri fashion. Gedog Lowo, sebagai salah satu brand penghasil kain ini,melihat peluang tersebut dan mulai mengembangkan identitas mereknya melalui produk fashionyang sesuai dengan karakter kain serta nilai-nilai lokal. Dalam upaya tersebut, Gedog Lowomembuka diri untuk berkolaborasi, termasuk dengan peneliti sebagai desainer, guna menciptakanvariasi produk yang tidak hanya inovatif namun tetap merepresentasikan identitas Gedog Lowo.Penelitian ini mengkaji kolaborasi antara UMKM dan desainer, dengan fokus pada bagaimanamasing-masing identitas dapat melebur menjadi satu dalam bentuk produk yang memiliki identitaskolektif. Tantangan utama dalam proses ini adalah ketidaktahuan jenis produk yang akandikembangkan. Oleh karena itu, dilakukan analisis serta eksplorasi desain untuk merumuskankonsep yang sesuai. Produk akhir yang dihasilkan adalah busana ready to wear deluxe denganpengaplikasian visualisasi storytelling “Hulu ke Hilir” yang menciptakan visual proses pembuatantenun Gedog yang sangat bernilai melalui fabric manipulation dengan memperhatikan identitasbrand Gedog Lowo, identitas kolektif, serta Tuban sebagai produk tradisi berkolaborasi denganmodernisasi tanpa menghilangkan identitas Tuban.Kata Kunci: Fabric Manipulation, Gedog Lowo, Hulu ke Hilir, Kolaborasi, Ready to Wear Deluxe,Storytelling, Tenun Gedog.
Copyrights © 2025