Latar Belakang : Bahasa daerah menghadapi tantangan besar di kota besar seperti Jakarta yang dihuni oleh masyarakat dari berbagai daerah. Generasi muda, khususnya generasi Z, lebih cenderung menggunakan bahasa dan budaya global, sehingga mengancam kelestarian bahasa daerah. Bahasa Batak Toba sebagai salah satu bahasa daerah memerlukan upaya pelestarian agar tetap diwariskan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pewarisan bahasa Batak Toba melalui media berbasis gamifikasi yang menarik bagi generasi Z di kota Jakarta. Metode : Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif (mixed methods) untuk merancang dan menganalisis strategi pewarisan bahasa Batak Toba dengan media gamifikasi yang sesuai bagi generasi Z. Hasil dan Pembahasan : Gamifikasi terbukti relevan sebagai media pembelajaran bahasa Batak Toba karena sesuai dengan minat dan pola interaksi generasi Z. Media berbasis gamifikasi dapat meningkatkan daya tarik, motivasi, dan keterlibatan generasi muda dalam mempelajari serta melestarikan bahasa daerah. Kesimpulan : Gamifikasi dapat dijadikan strategi efektif dalam pewarisan bahasa Batak Toba kepada generasi Z di Jakarta. Upaya pelestarian bahasa daerah melalui media edukasi modern yang interaktif dapat menjadi solusi menghadapi tantangan globalisasi dan pergeseran bahasa di kalangan generasi muda.
Copyrights © 2024