Pembelajaran tahsin dan metode One Day One Ayat (ODOA) menjadi penting untuk meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an siswa sekolah dasar, karena rendahnya konsistensi hafalan masih menjadi kendala utama. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembelajaran tahsin dan metode ODOA terhadap kemampuan menghafal Juz ‘Amma siswa SD Jarinabi Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer, melibatkan 86 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tahsin berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan menghafal Juz ‘Amma, demikian pula metode ODOA terbukti berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas hafalan siswa. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa penerapan tahsin yang terstruktur dan metode ODOA yang konsisten dapat menjadi strategi efektif untuk memperkuat program tahfiz Al-Qur’an di sekolah dasar serta memberikan kontribusi pada pengembangan kurikulum pendidikan Islam
Copyrights © 2025