ABSTRAK: Media sosial memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya calon pemilih pemula (Gen Z) untuk terpapar berbagai informasi. Pada konteks politik, khususnya menghadapi pelaksanaan Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Jember, pemilih pemula yang terpapar informasi di media sosial, akan lebih mudah mengenali visi-misi, program kerja, dan karakter para pasangan calon (Paslon). Informasi yang disebarkan berulang-ulang melalui platform media sosial, seperti TikTok, Instagram, Facebook, maupun X, dapat meningkatkan brand awareness terhadap Paslon tertentu dan kemungkinan menolak Paslon yang lain. Karena itu, pertanyaan pada rumusan masalah dan tujuan pada penelitian ini, adalah terkait terpaan informasi media sosial mampu memengaruhi tingkat kepercayaan pemilih pemula terhadap para pasangan calon bupati pada Pilkada 2024 di Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, yakni jenis penulisan yang menggambarkan atau mendeskripsikan objek, orang, tempat atau kejadian secara rinci dan detail. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan menentukan sumber data dari kalangan pemilih pemula (Gen Z), berusia 18-22 tahun dan tinggal di Kabupaten Jember atau mempunyai hak pilih dan tercatat di KPU Jember. Hasil penelitian ini akan menggambarkan seberapa besar pengaruh terpaan media sosial terhadap tingkat kepercayaan pemilih pemula terhadap pasangan calon bupati yang mereka pilih pada pelaksaan Pilkada Kabupaten Jember, 27 November 2024 lalu.
Copyrights © 2025