Prevalensi disminore /nyeri menstruasi di Indonesia mencapai 64,25%. Dismenore primer dapat menurunkan kualitas hidup remaja putri yang berdampak pada konsentrasi belajar, suasana hati dan interaksi sosial sehingga sulit beraktivitas seperti biasanya. Salah satu penanganan non farmakologis untuk mengatasi nyeri haid/nyeri menstruasi yaitu herbal therapy compress ball yang berasal bahan-bahan herbal/alami . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh herbal therapy compress ball terhadap intensitas nyeri menstruasi pada santriwati kelas VIII-IX di Pondok Pesantren Modern Ulul Albab yang telah dilakukan dari bulan februari sampai maret 2025. Metode penelitian ini yaitu pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah sampel 10 responden. Instrumen yang digunakan adalah Lembar pengukuran nyeri sebelum dan sesudah herbal therapy compress ball menggunakan VAS (Visual Analog Scale). Hasil uji normalitas didapatkan data berdistribusi tidak normal, sehingga analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis data dengan nilai p = 0,003 (a < 0,05) yang menunjukan ada pengaruh herbal therapy compress ball terhadap intensitas nyeri menstruasi pada santriwati. Dapat disimpulkan bahwa Herbal Therapy Compress Ball mampu menurunkan intensitas nyeri menstruasi pada santriwati dari nyeri sedang menjadi nyeri ringan.
Copyrights © 2025