Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP di Tangerang pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) berdasarkan Learning Difficulty. Kemampuan pemecahan masalah mencakup proses berpikir tingkat tinggi yang meliputi pemahaman konsep, penerapan strategi, serta evaluasi dan verifikasi solusi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan tes yang mengacu pada indikator pemecahan masalah. Subjek dalam penelitian ini siswa SMP kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa mengalami kesulitan belajar matematika, ditandai dengan rendahnya ketahanan menghadapi soal kompleks, kesalahan dalam perhitungan, serta kebutuhan bantuan eksternal dalam penyelesaian masalah. Dari empat indikator kemampuan pemecahan masalah, pemahaman masalah memperoleh persentase ketercapaian tertinggi sebesar 80%, sedangkan pembuktian dan verifikasi jawaban terendah dengan 40%. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun pemahaman konsep telah dicapai, kemampuan siswa dalam merancang model matematika, memilih strategi penyelesaian, dan memverifikasi jawaban masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan strategi pembelajaran yang dapat memperkuat keterampilan berpikir kritis dan reflektif dalam pemecahan masalah matematis.
Copyrights © 2025