Tulisan ini menyoroti strategi komunikasi politik yang dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam menghadapi situasi krisis kepercayaan publik. Respons komunikatif tersebut dilakukan melalui dialog terbuka bersama tujuh pemimpin redaksi media nasional, yang ditayangkan secara luas melalui kanal resmi pemerintah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis tematik Braun dan Clarke. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat empat strategi kunci dalam komunikasi Prabowo, yakni refleksi kepemimpinan, transparansi naratif, penguatan hubungan dengan media, serta penggunaan simbol-simbol nasionalisme moral. Temuan ini memperlihatkan bahwa komunikasi politik yang terbuka, reflektif, dan manusiawi memiliki peran penting dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara
Copyrights © 2025