Mie instan dikonsumsi secara luas oleh masyarakat, khususnya mahasiswa. World Instant Noodles Association (WINA) mencatat Indonesia peringkat kedua dalam peringkat permintaan mie instan tahun 2019-2023. Penelitian Rusmevichientong tahun 2021 menemukan bahwa kandungan MSG yang terkandung pada mie instan dapat berpengaruh pada terjadinya metabolic syndrome pada wanita, yang dapat menyebabkan adanya tekanan darah tinggi atau hipertensi. Penelitian ini dilakukan pada Organisasi Ikatan Mahasiswa Toraja di Manado (IKMA TORNADO) dengan melibatkan 74 responden dengan jenis penelitian deskritif analisis univatiat dan bivariat. Metode penelitian menggunakan desain cross-sectional dan data dikumpulkan melalui kuesioner, serta dianalisis menggunakan uji chi-square dan uji exact fisher. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku konsumsi mie instan (p=0,034). Terdapat hubungan antara pengaruh orang tua dengan perilaku konsumsi mie instan (p=0,004). Terdapat hubungan antara pengaruh teman sebaya dengan perilaku konsumsi mie instan (p=0,020). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, sebagian besar mahasiswa IKMA TORNADO sering mengonsumsi mie instan dan sebagian besar memiliki pengetahua kurang baik mengenai mie instan. Mahasiswa di IKMA TORNADO sebagian besar terpengaruh oleh orang tua dalam mengonsumsi mie instan. Mahasiswa di IKMA TORNADO sebagian besar terpengaruh oleh teman sebaya dalam mengonsumsi mie instan. Kata Kunci: pengetahuan, pengaruh orang tua, pengaruh teman sebayaa, perilaku konsumsi mie instan
Copyrights © 2025