Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia, terutama pada anak usia dini. Kondisi ini berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta produktivitas anak di masa depan. Rendahnya konsumsi buah-buahan yang merupakan sumber mikronutrien penting menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka stunting. Penelitian ini dilakukan dengan metode systematic review terhadap berbagai literatur ilmiah yang membahas pemanfaatan buah lokal sebagai upaya pencegahan stunting di Indonesia, khususnya buah naga, pisang, alpukat, dan pepaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa keempat buah tersebut mengandung nutrisi esensial seperti vitamin, mineral, serat, antioksidan, dan senyawa bioaktif yang berperan dalam mendukung tumbuh kembang anak. Inovasi pengolahan seperti puding, selai, cookies, dan MPASI dari buah-buahan ini telah diterapkan dalam berbagai program pengabdian masyarakat dan terbukti meningkatkan penerimaan anak terhadap pangan bergizi serta memberdayakan ekonomi keluarga. Kesimpulannya, pemanfaatan buah lokal sebagai intervensi gizi berbasis masyarakat sangat potensial untuk dimasukkan dalam strategi pencegahan stunting secara berkelanjutan di Indonesia.
Copyrights © 2025