Penurunan kinerja pegawai pada Kantor Regional VIII BKN Banjarbaru diduga berkaitan dengan rendahnya motivasi dan kedisiplinan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, baik secara simultan, parsial, maupun dominan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik analisis regresi linier berganda terhadap data dari 102 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan disiplin kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara parsial, kedua variabel memiliki pengaruh positif, dengan disiplin kerja sebagai faktor yang paling dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kebijakan disiplin serta strategi peningkatan motivasi untuk mendorong kinerja optimal pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kinerja secara optimal, organisasi perlu menekankan pada pembinaan kedisiplinan serta menciptakan sistem yang mampu memelihara dan meningkatkan motivasi kerja pegawai secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025