Pentingnya menjaga keamanan pangan pada jajanan pangan, terutama pada anak Sekolah Dasar yang memiliki kebiasaan jajan. Hal ini dikarenakan Anak Sekolah memiliki sistem imunitas yang lebih rentan sehingga mudah terserang penyakit, seperti keracunan. Keamanan pangan merupakan suatu kondisi pangan yang harus dijaga untuk memastikan bahwa pangan tersebut terbebas dari cemaran biologis, kimia, maupun fisik yang dapat membahayakan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) adanya cemaran bakteri coliform; (2) tingkat cemaran Coliform; (3) keberadaan bakteri Escherichia coli; (4) kandungan formalin pada jajanan tempura di Sekolah Dasar Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel dari 5 Sekolah Dasar Kota Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji Most Probable Number (MPN) untuk mengetahui keberadaan Coliform dan jumlah cemaran Coliform, uji biokimia IMViC dan pewarnaan gram untuk mengidentifikasi Escherichia coli, serta uji kandungan formalin dengan Rapid Test Kit Formalin. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian sampel positif mengandung Coliform dan Coliform fecal dengan nilai MPN Coliform dan Coliform fecal pada pedagang A, B, C, dan E yang melebihi ambang batas standar SNI-7338-2009, sedangkan nilai MPN Coliform dan Coliform fecal pada pedagang D tidak melebihi ambang batas standar SNI-7338-2009. Meskipun sebagian sampel positif Coliform fecal tetapi tidak terdeteksi keberadaan Escherichia coli pada jajanan tempura. Pada sampel tempura tidak ditemukan adanya kandungan formalin.
Copyrights © 2025