Padatnya tuntutan jadwal yang dimiliki mahasiswa kedokteran memengaruhi kualitas aktivitas fisiknya yang juga berpengaruh pada tingkat daya tahan kardiovaskular. WHO (World Health Organization) merekomendasikan orang dewasa untuk melakukan aktivitas fisik sekitar 150 menit per minggu. Tingkat daya tahan kardiovaskular dapat dinilai dengan menggunakan denyut nadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik mengenai tingkat daya tahan kardiovaskular yang dimiliki oleh mahasiswa kedokteran setelah melakukan aktivitas step test dengan menggunakan teknik YMCA Three-Minute Step Test. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kategorik dengan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Dari total 143 sampel, ditemukan bahwa tingkat daya tahan kardiovaskular sangat rendah pada laki-laki (38,5%) dan cenderung rendah pada perempuan (33,7%). Diharapkan agar dapat lebih memperhatikan manajemen waktu dan meningkatkan aktivitas fisik untuk meningkatkan daya tahan kardiovaskular.
Copyrights © 2025