Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara prokrastinasi akademik dengan regulasi diri pada mahasiswa tahun pertama Universitas Kristen Satya Wacana. Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda tugas-tugas akademik yang berdampak negatif terhadap pencapaian akademik, sementara regulasi diri merupakan kemampuan individu dalam mengatur pikiran, emosi, dan perilaku untuk mencapai tujuan tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling, melibatkan 100 mahasiswa tahun pertama sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Academic Procrastination Scale dan Self-Regulation Model. Hasil analisis menggunakan uji Pearson menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara prokrastinasi akademik dan regulasi diri (r = -0,528, p 0,01). Artinya, semakin tinggi kemampuan regulasi diri seseorang, maka semakin rendah kecenderungan untuk melakukan prokrastinasi akademik. Temuan ini menguatkan pentingnya regulasi diri dalam mengelola perilaku akademik mahasiswa, khususnya pada tahun pertama perkuliahan. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi mahasiswa, pendidik, dan institusi untuk mengembangkan strategi dalam meningkatkan regulasi diri guna meminimalisir prokrastinasi akademik.
Copyrights © 2025