Japam
Vol 5 No 1 (2025)

Penerapan Model Problem Based Learning pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dalam Penguatan Karakter Disiplin dan Aktivitas Belajar Siswa Kelas V UPT SD Negeri 1 Amparita Kabupaten Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan

Asman L (Unknown)
Ni Ketut Srie Kusuma Wardhani (Unknown)
Ni Wayan Sariani Binawati (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Sep 2025

Abstract

Proses pembelajaran Agama Hindu di kelas V UPT SD Negeri 1 Amparita masih menerapkanmetode pembelajaran konvensional dan belum bervariasi, sehingga melemahkan karakter disiplin dankeaktifan siswa dalam belajar. Pembelajaran masih terpaku kepada buku teks yaitu hanya hafalankonsep-konsep saja. Proses pembelajaran belum mengorientasikan siswa pada masalah yang riil,kegiatan belajar belum dilaksanakan secara berkelompok sehingga tidak mengarahkan aktivitas untukbekerjasama sehingga belum mencerminkan aktivitas belajar yang berpusat pada peserta didik. Salahsatu hal untuk mengantisipasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaranyang inovatif seperti model pembelajaran problem based learning. Berdasarkan analisis dataditemukan bahwa terjadi penguatan karakter disiplin dan aktivitas belajar siswa kelas V denganmelihat (1) faktor yang menjadi alasan pentingnya penerapan problem based learning padapembelajaran agama Hindu dalam penguatan karakter disiplin dan aktivitas belajar; (2) prosespenerapan model problem based learning pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dalampenguatan karakter disiplin dan aktivitas belajar; (3) kendala yang dihadapi guru dalam menerapkanmodel problem based learning pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dalam penguatankarakter disiplin dan aktivitas belajar siswa

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

japam

Publisher

Subject

Religion Humanities Other

Description

JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) merupakan jurnal ilmiah yang memiliki misi memperluas kajian bidang pendidikan agama sebagai referensi dalam mewujudkan pendidikan agama yang moderat. Penguatan pendidikan agama penting untuk dioptimalkan, tidak hanya di lingkungan keluarga maupun pendidikan formal ...