Artikel ini akan membahas tentang kajian dominasi simbolik dengan memposisikan lokus prostitusi sebagai arena. Dominasi simbolik dan arena digunakan sebagai kerangka konseptual untuk menganalisis relasi sosial-produksi yang tergambar dari tokoh utama, yakni Re dengan Mami Lani selaku mucikari rumah bordil. Setting ruang dalam cerita novel ini memfokuskan narasi pada kehidupan dunia malam, terutama fenomena prostitusi. Prostiusi dimaknai sebagai ruang atau arena untuk membantu memahami pertemuan dan kontetasi antar agen dalam memperebutkan sumberdaya strategis, dalam hal ini keterlibatan antar mucikari dan PSK. Tulisan ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra untuk memfokuskan kajian dalam dimensi sosiologis dengan turut menghadirkan bingkai budaya populer. Dari tulsian ini, penulis mencoba mengelaborasi rangkaian; 1. Relasi sosial yang dipengaruhi dominasi simbolik, 2. Arena Prostitusi.
Copyrights © 2024