Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi dukungan sosial teman sebaya pada remaja di Panti Asuhan Santo Yusup Sindanglaya, mengetahui status identitas diri yang telah dicapai oleh remaja, serta menganalisis hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan status pencapaian identitas diri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Subjek penelitian berjumlah 92 remaja berusia 15–18 tahun yang tinggal di panti asuhan tersebut. Instrumen yang digunakan berupa dua kuesioner: skala dukungan sosial teman sebaya dan skala status pencapaian identitas diri. Data dianalisis menggunakan korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 45,7% remaja memiliki tingkat dukungan sosial teman sebaya yang sangat tinggi, dan 68,48% remaja telah mencapai status identity achievement. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan pencapaian identitas diri (p < 0,001; rs = 0,350). Temuan ini mengindikasikan bahwa dukungan teman sebaya memegang peran penting dalam membantu remaja membentuk dan mencapai identitas dirinya.
Copyrights © 2025