Konsumsi makanan manis berlebih dapat berdampak pada regulasi emosi anakprasekolah. Regulasi emosi yang berperan penting dalam perkembangan sosial danpsikologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara konsumsimakanan manis dengan kemampuan regulasi emosi pada anak prasekolah di TK Al-QubaPademangan Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desaincross-sectional, melibatkan 65 responden anak prasekolah. Data konsumsi makananmanis diukur menggunakan kuesioner konsumsi makanan/minuman manis pada anakprasekolah, sedangkan regulasi emosi diukur dengan kuesioner Emotional RegulationChecklist (ERC). Analisis data dilakukan menggunakan uji spearman. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sebagian besar anak (76,9%) memiliki tingkat konsumsi makananmanis sedang, sementara (73,8%) anak menunjukkan regulasi emosi yang kurang baik.Uji spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara konsumsi makananmanis dengan kemampuan regulasi emosi (p<0,05). Simpulan, semakin tinggi konsumsimakanan manis, semakin rendah kemampuan regulasi emosi anak. Disarankan adanyaperan aktif dari pihak terkait dalam mengontrol pola makan anak serta memberikanstimulasi emosional yang tepat sebagai upaya pencegahan sejak dini.
Copyrights © 2025