Wasting merupakan masalah gizi akut yang berisiko tiga kali lipat meningkatkan kejadian stunting apabila tidak ditangani dengan baik. Pemerintah menargetkan penurunan prevalensi wasting menjadi 7%, namun angka nasional masih di atas target. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dalam mencegah wasting melalui pendekatan Family Center Model. Sasaran program adalah 29 ibu atau ayah yang memiliki anak balita dengan wasting di Kelurahan Purwomartani. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi, sosialisasi, edukasi tentang deteksi dini wasting dengan pita LILA, praktik pemberian makan bayi dan anak, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 26,55 poin setelah edukasi, serta adanya kesadaran keluarga untuk melakukan deteksi dini dan praktik gizi seimbang. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan keluarga berperan penting dalam menurunkan risiko wasting dan mencegah terjadinya stunting pada anak.
Copyrights © 2025