Kurangnya pemanfaatan sampah rumah tangga di Desa Lemahbangdewo masih menjadi persoalan serius, karena sebagian besar limbah dibuang tanpa diolah sehingga menimbulkan bau dan pencemaran lingkungan. Minimnya pemahaman masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, mengenai potensi pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi turut memperparah keadaan. Salah satu pendekatan ramah lingkungan yang dapat diterapkan adalah pengolahan sampah organik dengan metode Takakura. Melalui metode ini, warga tidak hanya memperoleh manfaat dari segi produksi, tetapi juga mampu meningkatkan keterampilan baik teknis maupun manajerial yang berpotensi mendorong lahirnya industri rumahan. Program pengabdian ini dilaksanakan dalam tiga tahap utama, yaitu: (1) sosialisasi pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik Takakura, (2) pelatihan teknis pembuatan pupuk organik Takakura, dan (3) pelatihan manajemen usaha serta analisis kelayakan produk.
Copyrights © 2025