Dunia yang kita tinggali penuh dengan makna yang terbentuk melalui kesepakatan sosial dan budaya. Cultural studies atau kajian budaya hadir sebagai pendekatan multidisipliner untuk memahami bagaimana makna dikonstruksi dalam masyarakat melalui simbol, bahasa, dan praktik sosial. Budaya dalam cultural studies bukan hanya mencakup seni dan literatur, tetapi juga mencakup praktik sehari-hari, nilai, dan keyakinan yang mempengaruhi perilaku masyarakat. Artikel ini membahas konsep dasar cultural studies, dengan menyoroti hubungan antara makna, kekuasaan, dan ideologi dalam budaya populer serta media massa melalui pemaparan status keilmuan, urgensi, konsep kebenaran, dan metodologi yang digunakan dalam cultural studies. Dengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai perspektif teoritis dari pemikir seperti Stuart Hall, Michel Foucault, dan Pierre Bourdieu untuk memahami bagaimana budaya membentuk identitas dan struktur sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cultural studies tidak hanya berfungsi sebagai alat analisis kritis terhadap makna dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga sebagai sarana untuk mengungkap dinamika kekuasaan yang tersembunyi di balik wacana sosial dan politik. Dengan demikian, pemahaman yang lebih dalam terhadap cultural studies dapat membantu individu mengembangkan kesadaran kritis terhadap fenomena sosial yang terjadi di sekitar kehidupan bermasyarakat.
Copyrights © 2025