Isu kerawanan pangan merupakan permasalahan multidimensional di Indonesia yang menuntut analisis komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalissi faktor-faktor yang memengaruhi prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan di Indonesia, sebuah isu multidimensional yang juga menjadi fokus utama Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian ini berfokus pada lima provinsi dengan tingkat ketidakcukupan konsumsi pangan tertinggi periode 2018-2023, yaitu Provinsi Kalimantan Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Dengan menggunakan model panel dinamis dan metode (Generalized Method of Moment) GMM menggunakan perangkat lunak STATA, penelitian ini menguji pengaruh pertumbuhan ekonomi, pengeluaran konsumsi pemerintah, pengeluaran makanan perkapita, penduduk miskin dan rata-rata lama sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi, pengeluaran konsumsi pemerintah, dan pengeluaran makanan perkapita memiliki pengaruh dengan hubungan negatif dan signifikan terhadap variabel prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan. Sebaliknya, variabel rata-rata lama sekolah memiliki pengaruh dengan hubungan positif dan signifikan. Sedangkan untuk variabel penduduk miskin tidak ditemukan memiliki pengaruh yang signifikan dalam penelitian ini.
Copyrights © 2025