Abstrak. Usaha pemanfaatan rotan ditemukan pada beberapa desa di Kecamatan Bolaang Timur dan Bolaang Kabupaten Bolaang Mongondow, namun belum ada informasi ilmiah, sehingga penelitian ini mengkaji pemanfaatan rotan masyarakat. Metode yang digunakan survei dengan teknik wawancara dan kuisioner. Analisis data menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rotan dimanfaatkan adalah batang, sedangkan jenis pemanfaatan secara subsisten dan komersial. Pemanfaatan secara subsisten sedikit dijumpai masyarakat hanya memanfaatkan rotan sebagai tali pengikat, pagar, penyambung rumah, sedangkan secara komersial paling banyak dijumpai. Hasil pendapatan setiap bulan sebagai tambahan penghasilan dari usaha pemanfaatan rotan adalah di desa Lolan Rp 2.533.000, desa Bantik Rp 313.000, desa Ambang I Rp 2.557.500, desa Solimandungan I Rp 1.282.500, dan desa Solimandungan II Rp 1.469.000. Abstract. Efforts to utilize rattan were found in several villages in Bolaang Timur and Bolaang Districts, Bolaang Mongondow Regency, but there is no scientific information, so this research examines the community's use of rattan. The method used was a survey with interview techniques and questionnaires. Data analysis uses descriptive methods. The results of the research show that the rattan used is stems, while the types of use are subsistence and commercial. There are few subsistence uses, people only use rattan as binding ropes, fences, and house connections, whereas commercially it is most often found. The monthly income as additional income from the rattan utilization business is IDR 2,533,000 in Lolan village, IDR 313,000 in Bantik village, IDR 2,557,500 in Ambang I village, IDR 1,282,500 in Solimandungan I village, and IDR 1,469,000 in Solimandungan II village.
Copyrights © 2025