Individu yang tumbuh dalam keluarga disfungsional sering menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan welas diri akibat pengalaman emosional negatif yang berasal dari kondisi keluarga. Penelitian kualitatif ini bertujuan mengeksplorasi komponen-komponen yang mendukung pengembangan welas diri pada individu dewasa dari keluarga disfungsional. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis dengan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi serta menjelaskan data yang diperoleh. Empat informan dipilih secara purposif berdasarkan hasil pengisian kuesioner Skala Welas Diri (SWD) dengan tingkat welas diri tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan welas diri dipengaruhi oleh komponen internal, seperti pola pikir berkembang dan spiritualitas; komponen eksternal, seperti dukungan sosial dan peristiwa hidup; serta keterlibatan dalam aktivitas yang mendukung kesadaran penuh (mindfulness). Temuan ini menunjukkan adanya pola jawaban yang serupa dalam membangun welas diri pada setiap informan. Penelitian ini diharapkan dapat membantu individu dengan latar belakang keluarga disfungsional untuk mulai mengembangkan welas diri sebagai bagian dari proses pemulihan diri yang lebih baik.
Copyrights © 2025