Pembangunan simpang susun Jalan Gatot Subroto, Medan, menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan air di area underpass. Untuk mengatasi potensi genangan, ground water tank (GWT) dirancang sebagai bagian sistem drainase guna menampung air sementara sebelum dipompa keluar. Penelitian ini mengevaluasi kapasitas GWT terhadap debit banjir berdasarkan periode ulang tertentu. Hasil analisis menunjukkan bahwa GWT hanya mampu menampung debit banjir periode ulang 10 tahun selama 1 jam dan periode ulang 25 tahun selama 30 menit. Pada periode ulang 50 dan 100 tahun, kapasitas GWT terlampaui sehingga terjadi luapan dan genangan. Selain itu, pompa yang ada terbukti tidak mampu mengimbangi debit banjir sehingga air menumpuk dalam tangki. Dengan demikian, kapasitas GWT dan sistem pompa yang ada belum optimal. Penelitian merekomendasikan penggunaan pompa dengan kapasitas lebih besar agar sistem drainase underpass dapat berfungsi efektif.
Copyrights © 2025