Permasalahan yang sering terjadi setelah penggunaan payung adalah kondisi payung yang basah, yang dapat menyebabkan lantai menjadi licin dan membasahi area sekitarnya. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun alat pengering payung otomatis berbasis Arduino dengan menggunakan sensor soil moisture capacitive. Sensor ini digunakan untuk mendeteksi kelembaban pada permukaan payung. Sistem akan mengaktifkan heater dan kipas DC secara otomatis apabila sensor mendeteksi kondisi lembab atau basah. Proses perancangan dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perakitan komponen perangkat keras, dan pemrograman Arduino sebagai pengendali utama. Pengujian dilakukan terhadap payung berbahan kain dan plastik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat bekerja secara optimal pada payung berbahan kain, dengan waktu pengeringan ratarata selama 15 menit. Namun, pada payung berbahan plastik, alat belum menunjukkan kinerja optimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa alat mampu mengidentifikasi tingkat kelembaban dan merespons secara otomatis untuk mengaktifkan sistem pengering, meskipun efektivitasnya masih dipengaruhi oleh jenis bahan payung.
Copyrights © 2025