Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak ketergantungan media sosial terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Bawen. Latar belakang penelitian berangkat dari pesatnya perkembangan teknologi informasi yang menjadikan media sosial bagian tak terpisahkan dari kehidupan siswa, memengaruhi gaya belajar, perhatian, dan motivasi mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas VIII dan guru, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan interaksi sosial, desain platform yang adiktif, serta fenomena Fear of Missing Out (FoMO) menjadi faktor utama ketergantungan. Ketergantungan ini berdampak pada penurunan konsentrasi, motivasi belajar, dan potensi gangguan psikologis siswa. Temuan ini menegaskan perlunya pengawasan dan strategi penggunaan media sosial yang bijak oleh guru dan orang tua, termasuk pembiasaan literasi digital dan pengelolaan waktu secara efektif, untuk menjaga motivasi belajar siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman hubungan antara media sosial dan motivasi belajar, sekaligus menjadi acuan bagi kebijakan pendidikan dan bimbingan di sekolah menengah pertama.
Copyrights © 2025