Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar siswa kurang dan keteratasan penerapan model pembelajaran pada mata pelajaran Laporan Keuangan Perusahaan Dagang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model Problem Based Learning dan Discovery Learning pada kelas XI Akuntansi SMKN 1 Lamongan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan desain True Experimental Design. Dengan sampel kelas XI Akuntansi 1 sebanyak 36 siswa dan XI Akuntansi 2 sebanyak 33 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data hasil belajar adalah tes yang dibagi menjadi 2 yaitu Pretest dan Posttest. Pengujian hipotesis menggunakan uji Independent Sample T-test dengan membaca Equal Variances not assumed. Diperoleh hasil 0,010 < 0,05. Sehingga terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dengan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata nilai posttest siswa pada kelas eksperimen sebesar 14,61. Sedangkan kelas kontrol sebesar 12,36. Hal tersebut menunjukkan jika nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol.
Copyrights © 2025