Tingginya tuntutan kerja, keterbatasan sumber daya, dan ekspektasi sosial yang tidak seimbang dapat memicu perasaan overwhelmed pada guru dan relawan, khususnya di sekolah non-profit seperti Sekolah Janji Baik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi psikologis dan kapasitas pengelolaan stres melalui intervensi psikoedukatif yang disesuaikan dengan konteks mitra. Metode pelaksanaan terdiri atas tiga tahap: persiapan (penyusunan modul, video, pre-test), pelaksanaan (psikoedukasi interaktif, diskusi kelompok, dan distribusi materi), serta evaluasi (analisis pre-posttest dan observasi partisipasi). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep overwhelmed, dampaknya terhadap keseharian, serta strategi coping yang adaptif. Intervensi ini berhasil membangun self-awareness dan membuka ruang validasi emosi dalam konteks kerja yang penuh tekanan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi psikoedukatif berbasis komunitas dapat menjadi strategi efektif untuk mencegah burnout di lingkungan pendidikan non-profit.
Copyrights © 2025