Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) didirikan sebagai instrumen percepatan pembangunan desa melalui kegiatan ekonomi yang dikelola oleh masyarakat desa. Namun hingga kini sebagian besar BUMDes masih menghadapi berbagai kendala, khususnya dalam hal rendahnya kontribusi BUMDes terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes). Salah satu hambatan utama adalah terbatasnya akses pasar dan eksposur produk sehingga profitabilitas tidak optimal. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menyelenggarakan pilot project program “Belanja Digital Produk BUMDes”, sebuah proses integrasi produk BUMDes ke dalam sistem pengadaan digital pemerintah melalui E-Katalog guna menjawab tantangan tersebut. Program ini dilaksanakan pada September sampai dengan Desember tahun anggaran 2023 dengan metode Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan pemetaan kebutuhan barang/jasa, seleksi BUMDes objek pilot project, pembuatan etalase BUMDes dalam portal E-Katalog, dan asistensi teknis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa produk BUMDes berhasil ditayangkan dalam E-Katalog dan mulai dimanfaatkan oleh beberapa satuan kerja pemerintah. Program ini terbukti mampu memperluas akses pasar bagi pelaku usaha desa, meningkatkan visibilitas produk lokal, serta memperkuat peran BUMDes dalam pengadaan pemerintah. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa digitalisasi pengadaan dapat menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan ekonomi desa.
Copyrights © 2025