Peningkatan tumpukan sampah plastik terus terjadi seiring masyarakat yang konsumtif akan kebutuhan sehari-sehari yang berbahan serta produk dengan kemasan plastik. Sehingga menyebabkan sebuah permasalahan baru menumpuknya hasil sampah masyarakat yang tidak tertangani disebabkan tidak adanya proses pengolahan sampah dengan baik. Akan permasalahan tersebut, pada generasi milenial dan generasi Z membuat gerakan baru ialah adanya gerakan gaya hidup zero waste kaum milenial dan generasi Z yang dipromosikan pada media sosial, dimana hal tersebut merupakan gaya hidup bebas sampah serta memaksimalkan penggunaan produk agar tidak menghasilkan sampah. Melihat adanya gebrakan positif tersebut, tujuan penulis ialah untuk menganalisis penggunaan tas belanja oleh generasi Z dengan generasi milenial apakah terdapat perbedaan ataukah tidak. Adapun metode yang digunakan ialah, metode penelitian kualitatif dengan menggunakan data primer yang dikumpulkan dari pihak pertama, yang memungkinkan peneliti untuk mendapatkan tafsiran secara mendalam tentang penggunaan tas belanja di Kota Yogyakarta oleh konsumen generasi milenial dan generasi Z.
Copyrights © 2025