Urgensi dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran geografi melalui penerapan model pembelajaran kooperatif yang mampu membentuk dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia secara optimal. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif adalah model Student Team Achievement Division (STAD), yang dirancang untuk meningkatkan motivasi serta partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan materi kualitas lingkungan di SMA Negeri 1 Gringsing serta mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi guru dalam penyampaian materi tersebut. Studi terdahulu menunjukkan bahwa metode pembelajaran kooperatif berpotensi meningkatkan capaian akademik siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui catatan lapangan, wawancara, observasi, dan dokumen lainnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase untuk menggambarkan proses pembelajaran, terutama dalam hal partisipasi dan respons siswa terhadap penerapan metode STAD. Hasil validasi instrumen menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan sangat layak untuk diimplementasikan. Tanggapan siswa menghasilkan skor total 2430, dengan nilai rata-rata 81 dan persentase 135%, yang menunjukkan bahwa model pembelajaran geografi berbasis lingkungan dinilai sangat praktis. Selain itu, dari hasil pengamatan aktivitas siswa, ditemukan bahwa dari 30 siswa, sebanyak 3 siswa (10%) berada pada kategori cukup baik, 23 siswa (77%) kategori baik, dan 4 siswa (13%) kategori sangat baik. Berdasarkan hasil uji-T, diperoleh nilai signifikansi 0,001 yang berada di bawah ambang batas 0,05, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Nilai rata-rata N-gain sebesar 0,5658 termasuk kategori sedang (0,3 < g < 0,7), dengan skor rata-rata persentase N-gain sebesar 56,5831 yang berada dalam kategori "cukup efektif" berdasarkan kriteria rentang 56–75.
Copyrights © 2025