Artikel ini bertujuan untuk mengangkat solusi kreatif dalam mengatasi permasalahan pengelolaan sampah di Desa Pamaroh melalui pemanfaatan barang bekas, yaitu tong cat, sebagai media pemilahan sampah organik dan anorganik. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya kesadaran warga terhadap pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya serta minimnya sarana yang mendukung hal tersebut. Metode dalam kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). PAR menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan solusi, pelaksanaan program, hingga evaluasi hasil. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa penggunaan tong cat bekas sebagai tempat sampah yang diberi label sesuai jenisnya mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Program ini juga memberikan dampak positif berupa berkurangnya volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir serta menumbuhkan semangat kreativitas dan efisiensi dalam pemanfaatan barang tak terpakai. Upaya ini dinilai efektif sebagai langkah sederhana menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025