Pendahuluan : Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia dan dikenal sebagai “the silent killer”. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat membantu menurunkan tekanan darah adalah senam hipertensi. Selain manfaat fisiologis, pengetahuan lansia mengenai senam hipertensi juga berperan penting dalam keberhasilan intervensi ini. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di Desa Duwet Sukoharjo. Metode : Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 30 lansia diperoleh dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa senam hipertensi dilakukan selama beberapa kali pertemuan, dengan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil : Rata-rata tekanan darah mengalami penurunan sebesar 3,7 mmHg, namun tidak signifikan secara statistik (p = 0,065). Kesimpulan: Meskipun penurunan tekanan darah belum signifikan secara statistik, senam hipertensi tetap memberikan efek positif terhadap kondisi fisiologis, serta direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologis yang aman, terutama jika dilakukan secara rutin dan terstruktur.
Copyrights © 2025