Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam pengajaran kimia serta mengevaluasi dampaknya terhadap pemenuhan kebutuhan belajar siswa yang beragam. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan tahapan identifikasi pertanyaan penelitian, kriteria inklusi dan eksklusi, pencarian dan seleksi literatur, ekstraksi data, serta sintesis dan analisis temuan. Analisis terhadap dua belas artikel menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dilaksanakan melalui penyesuaian konten, proses, dan produk pembelajaran berdasarkan kesiapan, minat, dan gaya belajar siswa. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar, keterlibatan, dan partisipasi aktif siswa. Pendekatan yang digunakan antara lain pengelompokan berdasarkan kemampuan, pemanfaatan media interaktif, serta penerapan model Problem-Based Learning dan Discovery Learning. Dalam konteks pembelajaran kimia yang kompleks dan abstrak, diferensiasi pembelajaran menciptakan kelas yang lebih inklusif dan adaptif, dengan guru berperan sebagai fasilitator yang responsif. Keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada pelatihan guru, dukungan sistemik, dan ketersediaan sarana pembelajaran. Hasil kajian ini menegaskan relevansi diferensiasi pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pendidikan kimia di era Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2025