Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan keluhan pada sistem otot rangka yang sering dialami pekerja dengan aktivitas statis, repetitif, dan postur tidak ergonomis. Petugas administrasi rumah sakit berisiko tinggi karena bekerja dalam posisi duduk lama dan penggunaan komputer intensif. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan MSDs pada petugas administrasi di RS X tahun 2025. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dilakukan pada JanuariāAgustus 2025 di RS X Jakarta Pusat dengan 53 responden yang dipilih secara total sampling. Variabel independen meliputi jenis kelamin, usia, masa kerja, durasi kerja, dan postur kerja, sedangkan variabel dependen adalah keluhan MSDs. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA), kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan 83% responden berisiko mengalami keluhan MSDs, terutama pada leher, bahu, dan punggung. Terdapat hubungan signifikan antara masa kerja (p=0,031) dan postur kerja (p<0,05) dengan keluhan MSDs, sedangkan jenis kelamin, usia, dan durasi kerja tidak berhubungan signifikan. Kesimpulannya masa kerja dan postur kerja berpengaruh terhadap keluhan MSDs pada petugas administrasi, sehingga diperlukan perbaikan ergonomi dan pengelolaan beban kerja.
Copyrights © 2025