Proses pembakaran dan pendinginan klinker berdampak besar terhadap rencana produksi yang ingin dicapai sehingga komposisi umpan kiln mempengaruhi kualitas dari klinker. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui proses dari pengolahan klinker dan mengetahui komposisi umpan kiln. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian secara langsung, tahap pengambilan data meliputi pengamatan, observasi dan wawancara, data penelitian meliputi data komposisi umpan kiln dan data temperatur pembakaran dalam kiln, Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi umpan kiln serta temperatur pembakaran merupakan parameter yang penting pada pengendalian operasi pembakaran klinker, jumlah rata-rata perhitungan LSF batugamping telah memenuhi standar, kualitas SM dan AM tidak memenuhi standar disebabkan jumlah komposisi Al2O3 yang tinggi, umpan kiln yang memenuhi standar akan menghasilkan klinker yang berkualitas ditandai dengan klinker berwarna kecoklatan, Sebaliknya klinker yang tidak berkualitas akan berwarna putih. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa pengolahan klinker meliputi penggilingan bahan baku di raw mill, pembakaran bahan baku di dalam kiln, dan pendinginan bahan baku di grate cooler, serta komposisi umpan kiln yang mempengaruhi kualitas klinker adalah SiO2, Al2O3, Fe2O3, dan CaO.
Copyrights © 2024