Industri transportasi dan logistik di Indonesia memiliki peran penting dalam menunjang perekonomian nasional. Selama periode 2021 hingga 2023, sektor ini menghadapi berbagai tantangan seperti Pandemi Covid-19, yang menyebabkan pembatasan mobilitas, reguulasi yang berubah, biaya operasional, dan keterbatasan integrasi antar moda transportasi. Faktor-faktor ini berdampak pada kinerja keuangan perusahaan, sehingga penting untuk memahami elemen-elemen yang memengaruhi profitabilitas dan daya tarik investor. Salah satu indikator utama kesehatan finansial perusahaan adalah Earning Per Share (EPS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Net Profit Margin (NPM), Return on Equity (ROE), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap EPS pada perusahaan transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari periode 2021 hingga 2023. Analisis dilakukan menggunakan Uji Model dengan bantuan perangkat lunak EViews. Variabel yang diteliti meliputi NPM sebagai gambaran kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan, ROE sebagai indikator efisiensi penggunaan ekuitas, serta DER yang mengukur proporsi pembiayaan utang terhadap ekuitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh rasio-rasio keuangan tersebut terhadap EPS dan memberikan wawasan strategis bagi manajemen, investor, maupun akademisi.
Copyrights © 2025